HUBUNGAN RIWAYAT KONTAK DAN KEBIASAAN DENGAN KEJADIAN SKABIES DI PESANTREN AL MULK GOWA

Penulis

  • Fitriani Abdal Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre Penulis
  • Arlia Penulis

Kata Kunci:

Penyakit Menular, Skabies, Riwayat Kontak, Kebiasaan

Abstrak

Skabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei, yaitu tungau kecil yang hidup dan berkembang biak pada lapisan kulit manusia. Penyakit ini ditandai oleh rasa gatal yang lebih hebat pada malam hari dan dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita maupun secara tidak langsung melalui penggunaan bersama pakaian, handuk, atau alas tidur. Lingkungan dengan hunian padat seperti asrama atau pondok pesantren menjadi tempat yang memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran skabies karena interaksi antarindividu lebih sering terjadi dan banyak fasilitas digunakan secara bersama. Penelitian ini menggunakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian meliputi 520 santri, dan sebanyak 226 sampel melalui teknik simple random sampling. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan antara penggunaan air bersih dan kebiasaan sehari-hari dengan kejadian skabies pada santri. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Riwayat kontak (p = 0,000) dan kebiasaan (p = 0,001) dengan kejadian skabies. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik praktik penggunaan air bersih dan kebiasaan yang diterapkan santri, maka semakin rendah kemungkinan terjadinya skabies. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa santri di Pesantren Al Mulk Gowa memiliki riwayat kontak dan kebiasaan yang tergolong cukup baik. Meskipun demikian, upaya pembinaan, edukasi, serta pengawasan perilaku hidup bersih tetap perlu ditingkatkan secara berkelanjutan untuk meminimalkan risiko penyebaran skabies di lingkungan pesantren.

Kata kunci : Skabies, Penyakit Menular, Riwayat Kontak, Kebiasaan 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

30-06-2025