INTERVENSI SELF-EFFICACY UNTUK PERUBAHAN PERILAKU GIZI CALON PENGANTIN PEREMPUAN DI KABUPATEN JENEPONTO
Kata Kunci:
Self-efficacy, perilaku gizi, calon pengantin perempuan, stuntingAbstrak
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia dan perlu dicegah sejak fase prakonsepsi. Calon pengantin perempuan sebagai calon ibu memiliki peran strategis dalam pencegahan stunting melalui penerapan perilaku gizi yang sehat. Namun, pengetahuan gizi yang baik belum tentu diikuti oleh perubahan perilaku tanpa adanya keyakinan diri (self-efficacy). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model intervensi self-efficacy terhadap perubahan perilaku gizi calon pengantin perempuan di Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest design yang melibatkan 165 calon pengantin perempuan yang terbagi dalam kelompok intervensi dan kontrol. Intervensi dilakukan melalui edukasi gizi berbasis penguatan self-efficacy, konseling, diskusi, dan monitoring. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor self-efficacy yang signifikan pada kelompok intervensi dari nilai rata-rata 59,0 menjadi 75,8 (p<0,05), sedangkan pada kelompok kontrol peningkatannya tidak signifikan. Skor perilaku gizi pada kelompok intervensi juga meningkat secara signifikan dari 61,0 menjadi 79,2 (p<0,05). Perbandingan antar kelompok menunjukkan bahwa peningkatan self-efficacy dan perilaku gizi pada kelompok intervensi secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa model intervensi berbasis self-efficacy efektif dalam meningkatkan perilaku gizi calon pengantin perempuan sebagai upaya preventif stunting.








