ANALISIS BUDAYA K3 DAN KEPATUHAN PEKERJA DI INDUSTRI MANUFAKTUR DI ERA OTOMASI
Kata Kunci:
Budaya K3, Kepatuhan Pekerja, Industri Manufaktur, OtomasiAbstrak
Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan faktor penting yang memengaruhi kepatuhan pekerja di industri manufaktur, khususnya pada era otomasi yang menuntut interaksi manusia dengan mesin cerdas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya K3 terhadap kepatuhan pekerja serta peran pendidikan dan pelatihan K3. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, dengan 143 responden pekerja industri manufaktur di Kota Makassar. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya K3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pekerja (B = 0,482; p < 0,001). Pendidikan (B = 0,175; p = 0,035) dan pelatihan K3 (B = 0,256; p = 0,007) juga berpengaruh signifikan, sedangkan usia dan pengalaman kerja tidak berpengaruh. Temuan ini menegaskan bahwa budaya K3 merupakan prediktor utama kepatuhan pekerja, dan kepatuhan lebih ditentukan oleh budaya organisasi serta pelatihan daripada faktor demografis. Penelitian ini merekomendasikan perusahaan untuk menguatkan budaya K3 melalui kepemimpinan yang mendukung keselamatan, komunikasi risiko yang efektif, dan program pelatihan berkelanjutan, sehingga kepatuhan pekerja meningkat, risiko kecelakaan berkurang, dan produktivitas perusahaan terjaga. Hasil penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan strategi manajemen keselamatan di era industri otomasi.
Kata kunci : Budaya K3, Kepatuhan Pekerja, Industri Manufaktur, Otomasi








