DETERMINASI PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PERSALINAN PADA IBU BERSALIN DI KABUPATEN GOWA
Kata Kunci:
Persalinan, Fasilitas Kesehatan, ANC, Dukungan KeluargaAbstrak
Pemanfaatan pelayanan kesehatan dalam persalinan merupakan indikator penting keselamatan ibu dan bayi. Namun, di wilayah pedesaan masih banyak ibu bersalin yang tidak melahirkan di fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan pemanfaatan pelayanan kesehatan dalam persalinan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 143 ibu bersalin yang dipilih menggunakan total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden melahirkan di luar fasilitas kesehatan (83,9%). Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kunjungan ANC dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan dalam persalinan (p<0,05). Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa kunjungan ANC merupakan faktor paling dominan (OR=6,123), diikuti oleh dukungan keluarga (OR=4,876), kepemilikan jaminan kesehatan (OR=3,448), dan jarak ke fasilitas kesehatan (OR=0,369). Kesimpulan penelitian ini adalah rendahnya pemanfaatan pelayanan kesehatan dalam persalinan dipengaruhi oleh faktor perilaku, dukungan sosial, dan akses pelayanan. Peningkatan cakupan ANC dan pelibatan keluarga menjadi strategi utama untuk meningkatkan persalinan di fasilitas kesehatan.








