INTERVENSI EDUKASI ANEMIA TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 10 MAKASSAR
Kata Kunci:
anemia, remaja putri, pendidikan kesehatan, perilakuAbstrak
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan gizi yang paling banyak dialami remaja putri. Kondisi ini berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan, pola makan yang kurang seimbang, serta kehilangan darah saat menstruasi. Dampaknya meliputi kelelahan, penurunan konsentrasi belajar, rendahnya produktivitas, serta peningkatan risiko komplikasi pada kehamilan di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intervensi pendidikan anemia gizi terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan remaja putri di SMAN 10 Makassar. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan One Group Pretest–Posttest. Sebanyak 53 responden dipilih dari populasi 430 siswi. Intervensi dilakukan selama dua bulan melalui metode ceramah, leaflet edukasi, dan pemutaran video terkait anemia gizi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji kelayakannya. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan sebelum serta sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh variabel. Nilai rerata pengetahuan meningkat dari 6,94 menjadi 7,84 (p=0,004). Sikap responden meningkat dari 28,67 menjadi 40,79 (p=0,000). Sementara itu, tindakan pencegahan anemia meningkat secara bermakna dari 2,22 menjadi 24,15 (p=0,000). Sebelum intervensi, mayoritas responden berada pada kategori tindakan kurang baik (92,5%), sedangkan setelah intervensi, 64,2% telah berada pada kategori tindakan baik. Intervensi pendidikan anemia gizi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan remaja putri. Program edukasi berbasis sekolah perlu diperluas dan diperkuat sebagai strategi pencegahan anemia pada remaja, termasuk penyuluhan rutin, pemberian informasi gizi yang tepat, dan dukungan konsumsi tablet tambah darah.
Kata Kunci: anemia, remaja putri, pendidikan kesehatan, perilaku








